**Tak Cuma Kripto, Bappenas Sebut Manfaat Blockchain Buat Petani**
Menteri Bappenas menegaskan bahwa teknologi blockchain tidak hanya relevan bagi sektor kripto, melainkan juga dapat menjadi kunci dalam transformasi digital nasional. Menurutnya, penerapan blockchain dapat mempercepat proses digitalisasi di berbagai bidang, termasuk pertanian, dengan meningkatkan efisiensi operasional serta menurunkan biaya transaksi.
Dalam konteks pertanian, blockchain berpotensi menyederhanakan rantai pasok mulai dari petani hingga konsumen akhir. Dengan mencatat setiap transaksi secara terdesentralisasi dan tidak dapat diubah, data produksi, distribusi, dan penjualan menjadi lebih transparan. Hal ini memungkinkan petani memperoleh informasi harga pasar secara real‑time, mengurangi risiko penipuan, serta memperkuat posisi tawar mereka dalam negosiasi dengan pembeli.
Menteri juga menyoroti peran pemerintah dalam mendorong adopsi teknologi ini melalui regulasi yang mendukung dan program pendampingan bagi petani. Dengan infrastruktur digital yang memadai, blockchain dapat membantu menciptakan ekosistem pertanian yang lebih berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan petani, dan pada akhirnya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.