1.354 hektare lahan pertanian yang tersebar di 41 desa pada 15 kecamatan Kabupaten Bekasi kini mengalami kekeringan parah, menandai dampak signifikan musim kemarau yang berkepanjangan. Kondisi ini mengakibatkan penurunan produksi tanaman utama seperti padi, jagung, dan sayuran, serta menurunkan tingkat produktivitas pertanian setempat secara drastis.

Akibat kekeringan, petani melaporkan kerusakan pada sistem irigasi tradisional dan menurunnya kualitas tanah akibat kurangnya kelembapan. Pendapatan rumah tangga yang bergantung pada hasil pertanian menurun, memicu peningkatan risiko kemiskinan di wilayah pedesaan. Selain itu, ketersediaan air bersih bagi masyarakat juga terancam, memperparah tekanan sosial‑ekonomi di daerah yang sudah rentan.

Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Dinas Pertanian setempat telah mengaktifkan program bantuan darurat, termasuk distribusi pompa air portable, subsidi pupuk tahan kekeringan, dan pelatihan teknik pertanian adaptif. Upaya mitigasi ini diharapkan dapat mengurangi kerugian jangka pendek serta meningkatkan ketahanan pangan dan ketahanan air di masa mendatang.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://www.lbhpekanbaru.or.id/ slot gacor