Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, KH Ma’ruf Khozin, memberikan tanggapan santai terkait umpatan kasar yang dilontarkan oleh seorang pengusaha *sound horeg*. Meski terang-terangan dihina dengan sebutan ‘goblok’, tokoh agama tersebut memilih untuk menyikapinya dengan tenang dan tidak tersulut emosi.
Ketegangan ini berawal dari sikap kritis MUI Jatim terhadap fenomena *sound horeg* bervolume ekstrem yang sering mengganggu kenyamanan publik dan dinilai membawa banyak kemudaratan bagi masyarakat. Pernyataan kritis tersebut rupanya memicu reaksi keras dari salah satu pemilik usaha *sound system* hingga memicu perundungan verbal terhadap pengurus MUI.
Menanggapi serangan pribadi tersebut, KH Ma’ruf Khozin menegaskan bahwa langkah MUI adalah demi menjaga kemaslahatan umat, bukan untuk kepentingan pribadi. Ia pun berharap para pelaku usaha *sound horeg* dapat lebih bijak, mau mendengarkan aspirasi warga, serta mengutamakan ketertiban umum dalam setiap kegiatannya.