Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang memicu antrean panjang di Kota Makassar kini berdampak langsung pada sektor pendidikan. Dinas Pendidikan Kota Makassar secara resmi mengalihkan proses belajar-mengajar bagi siswa tingkat PAUD, SD, hingga SMP menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring selama satu pekan.
Keputusan ini diambil untuk mengantisipasi sulitnya mobilitas warga akibat krisis BBM di wilayah tersebut. Mengularnya antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dinilai mengganggu aktivitas transportasi para siswa serta guru yang hendak menuju ke sekolah.
Selama kebijakan ini berlaku, pihak sekolah diinstruksikan untuk memantau keaktifan siswa dari rumah agar proses belajar tetap berjalan efektif. Kebijakan pembelajaran daring ini nantinya akan dievaluasi kembali dengan melihat perkembangan pasokan BBM di Kota Makassar dalam beberapa hari ke depan.