Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya peran seluruh elemen bangsa dalam menjaga ketertiban umum, terutama di tengah dinamika sosial‑politik yang kian kompleks. Sebagai latar belakang, keamanan dalam negeri tidak lagi dapat diandalkan semata pada aparat resmi; partisipasi aktif warga menjadi kunci utama stabilitas nasional.
Dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh mantan anggota Jaringan Islam (JI) yang kini bergabung dengan Garda Satya NKRI, Listyo menekankan bahwa transformasi mereka menjadi garda keamanan bukan sekadar simbolik, melainkan kontribusi konkret bagi masyarakat. Ia menyoroti bahwa pengalaman mereka sebelumnya dapat dialihkan menjadi aset dalam mengidentifikasi potensi ancaman dan memperkuat jaringan pengawasan lokal.
Kapolri juga menyampaikan harapan bahwa kehadiran eks‑anggota JI dalam Garda Satya NKRI akan menambah dimensi baru dalam upaya pencegahan kejahatan dan konflik horizontal. Menurutnya, sinergi antara aparat kepolisian, organisasi masyarakat, dan individu yang telah melewati proses rehabilitasi dapat menciptakan pola kerja yang lebih inklusif serta responsif terhadap kebutuhan warga.
Akhirnya, Listyo mengajak seluruh anggota Garda Satya NKRI untuk menjunjung tinggi nilai kebangsaan, menjalin solidaritas antar‑komunitas, dan berperan aktif dalam patroli serta kegiatan sosial yang mendukung ketertiban. Dengan komitmen bersama, diharapkan keamanan publik dapat terjaga secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat rasa percaya masyarakat terhadap institusi keamanan negara.