Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak signifikan terhadap aktivitas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Sebanyak 624 jadwal penerbangan dilaporkan mengalami penundaan (*delay*) akibat sebaran abu vulkanik yang meluas ke ruang udara sekitar bandara.
Penyebaran abu vulkanik ini dinilai sangat membahayakan keselamatan penerbangan, terutama pada mesin pesawat dan jarak pandang pilot. Akibatnya, otoritas bandara bersama maskapai memutuskan untuk menunda sejumlah jadwal keberangkatan maupun kedatangan demi meminimalkan risiko kecelakaan.
Saat ini, pihak pengelola bandara dan instansi terkait terus memantau arah pergerakan abu vulkanik secara berkala. Sementara itu, opsi penanganan bagi para penumpang yang terdampak, seperti penjadwalan ulang (*reschedule*) hingga pengembalian dana tiket (*refund*), sedang diproses oleh masing-masing maskapai hingga kondisi ruang udara kembali dinyatakan aman.