Lima penerbangan dari Bandara Soekarno‑Hatta terpaksa dibatalkan atau ditunda akibat kabut asap tebal yang dihasilkan kebakaran hutan di Pontianak dan Jambi, menurunkan visibilitas hingga di bawah standar operasional.
JATSC (Jakarta Air Traffic Service Center) mencatat gangguan tersebut terjadi pada rute Jakarta‑Pontianak dan Palembang‑Jambi, di mana pilot melaporkan jarak pandang kurang dari 1.500 meter.
Pihak bandara menyiapkan prosedur darurat, termasuk penyesuaian jalur penerbangan dan koordinasi dengan otoritas kebakaran untuk mempercepat pemadaman serta meminimalkan dampak pada lalu lintas udara.
Kondisi asap yang diperkirakan akan bertahan selama beberapa hari menambah tekanan pada maskapai penerbangan, yang kini harus menata ulang jadwal dan memberikan kompensasi kepada penumpang yang terdampak.