Berikut adalah tulis ulang artikel berita tersebut:
AirNav Indonesia secara resmi menutup sementara tiga bandara utama, yakni Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, dan Radin Inten II. Keputusan tegas ini diambil menyusul meningkatnya ancaman sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang dinilai berisiko tinggi.
Langkah penghentian operasional ini dilakukan murni demi menjamin keselamatan dan keamanan seluruh aktivitas penerbangan. Abu vulkanik diketahui sangat berbahaya bagi transportasi udara karena dapat merusak mesin pesawat serta mengganggu jarak pandang penerbangan secara signifikan.
Pihak AirNav Indonesia terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau pergerakan arah angin dan sebaran abu vulkanik secara berkala. Operasional di ketiga bandara tersebut akan segera dibuka kembali setelah kondisi ruang udara dipastikan sudah benar-benar aman untuk dilalui pesawat.