Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Timur kini difokuskan pada wilayah sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN). Sebanyak lima titik di kawasan penyangga IKN ditetapkan menjadi sasaran utama operasi pengeboman air (*water bombing*) guna menanggulangi penyebaran titik api.
Langkah pembasahan dari udara ini diambil sebagai respons cepat untuk mengendalikan kebakaran yang berpotensi meluas. Metode pengeboman air dinilai paling efektif untuk menjangkau titik-titik api yang berada di lokasi yang sulit diakses oleh petugas pemadam jalur darat.
Melalui operasi ini, pihak terkait berharap kobaran api di kawasan penyangga dapat segera dipadamkan sepenuhnya. Selain meminimalkan risiko kerusakan lingkungan dan bahaya asap, langkah tegas ini juga dilakukan untuk memastikan kawasan pembangunan IKN tetap aman dari ancaman bencana karhutla.