Sebuah video yang memperlihatkan aksi warga korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) menginjak-injak bantuan sembako mendadak viral di media sosial. Aksi spontan tersebut dilakukan sebagai bentuk emosi dan kekecewaan warga terhadap bantuan dari pemerintah yang dinilai sangat minim dan tidak memadai untuk memenuhi kebutuhan pengungsi.
Rasa kecewa tersebut dipicu oleh jumlah serta jenis bantuan yang diterima warga dianggap jauh dari kata layak jika dibandingkan dengan parahnya dampak bencana yang mereka alami. Frustrasi akan kondisi di lapangan yang serbatertutup akhirnya membuat salah satu warga nekat melampiaskan amarahnya dengan menginjak paket bahan pokok yang baru saja disalurkan.
Setelah aksi tersebut menuai beragam reaksi negatif dari publik, warga yang menjadi pelaku dalam video tersebut akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Ia mengakui kesalahannya karena telah bertindak emosional, namun tetap berharap pihak pemerintah dapat mengevaluasi penyaluran bantuan agar lebih merata dan sesuai dengan kebutuhan para korban gempa di NTT.